Kebutuhan penguasaan bahasa asing, bagi generasi muda khususnya, menyebabkan memudarnya keinginan untuk menguasai dan menggunakan bahasa Indonesia. Bagi mereka, menguasai bahasa asing adalah modal untuk mendapatkan informasi dan pergaulan global. Hal ini tidaklah sepenuhnya salah. Namun, perlu diingat bahwa menguasai bahasa asing tidak berarti melupakan keberadaan bahasa Indonesia. Kebertahanan bahasa Indonesia ada di tangan generasi muda sebagai generasi yang bertanggung jawab mempertahankan bahasa Indonesia.

Pada tahun 2015 ini Balai Bahasa Provinsi Bali kembali menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Provinsi Bali. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya pembinaan bahasa dan penumbuhan kesadaran penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar di kalangan generasi muda. Penyelenggaraan Pemilihan Duta Bahasa sebelumnya telah menghasilkan duta bahasa sebagai berikut.

  1. Tahun 2006, Agus Darma Yoga Pratama dan Ayu Diah Indira Virgiastuti meraih juara harapan III tingkat nasional.
  2. Tahun 2007, I Nyoman Sutarsa, S. Ked. dan Ayu Diandra Sari meraih juara II tingkat nasional.
  3. Tahun 2008, Gede Putra Kartika Wijaya dan Kadek Wirahyuni meraih juara harapan II tingkat nasional.
  4. Tahun 2009, I Kadek Purnawan dan Luh Merry Dyanthi meraih juara III tingkat nasional.
  5. Tahun 2010, Made Dwi Setyadhi Mustika, S.E., M.Si. dan Ni Nyoman Krisna Kumalayani meraih juara I tingkat nasional.
  6. Tahun 2011, I Made Subagiarta dan Ni Nyoman Ayu Suciartini meraih juara harapan I tingkat nasional (karena alasan sakit, I Made Subagiarta digantikan oleh I Putu Ariek Mahardika Putra).
  7. Tahun 2012, I Gede Wahyu Adi Raditya dan Kadek Ridoi Rahayu meraih juara I tingkat nasional.
  8. Tahun 2013, I Gede Susila Arsana Putra dan Anak Agung Mia Intentilia (karena alasan tertentu untuk pemilihan di tingkat nasional tidak diadakan penilaian).
  9. Tahun 2014, Made Adi Suadnyana dan Ayu Indah Carolina meraih Juara I tingkat nasional.

Seorang duta bahasa harus memiliki kemahiran berbahasa Indonesia, bahasa asing, dan bahasa daerah yang dapat menjadi contoh bagi kaum muda lainnya. Mereka akan menjadi mitra Balai Bahasa dalam upaya pembinaan bahasa dan menjadikan generasi yang mampu mengomunikasikan gagasan secara berkualitas. Pada akhirnya kegiatan “Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali” akan memilih sepasang Duta Bahasa yang akan mewakili Bali dalam Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional.

Bertepatan dengan 10 tahun Pemilihan Duta Bahasa, kegiatan “Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali Tahun 2015” akan mengundang seluruh Duta Bahasa Provinsi Bali untuk hadir dalam kegiatan tersebut, selain mengundang duta-duta lainnya di Bali seperti yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan pada tahun ini akan menjadi bukti keberadaan Duta Bahasa dengan segala sumbangan pemikiran dan perannya dalam mengembangkan budaya Bali di tingkat nasional.

Pelaksanaan Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Provinsi Bali Tahun 2015, bertujuan  untuk memilih wakil Bali dalam Pemilihan Duta Bahasa di tingkat nasional, meneguhkan kepedulian generasi muda terhadap bahasa Indonesia, menambah wawasan generasi muda tentang bahasa Indonesia, menjadikan bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa Indonesia, mencari tunas muda yang mampu berbahasa Indonesia, berbahasa daerah, dan berbahasa asing secara proporsional, serta memilih duta pemasyarakatan bahasa Indonesia di kalangan pemuda.

Syarat Peserta

  1. Pemuda dan pemudi berusia 18—25 tahun.
  2. Ber-KTP di wilayah Provinsi Bali.
  3. Belum menikah.
  4. Berkepribadian dan berpenampilan menarik.
  5. Mahir berbahasa Indonesia dan daerah serta menguasai salah satu bahasa asing.
  6. Mengirimkan karangan argumentasi dalam bahasa Indonesia dengan tema “Pemuda dan Bahasa” sepanjang lebih kurang 5 halaman A4, font 12, spasi 2, melampirkan fotokopi KTP, dan satu buah pasfoto warna 4×6.
  7. Mengirimkan tulisan dan biodata melalui pos, pos-el (e-mail), atau langsung ke Balai Bahasa Provinsi Bali paling lambat 29 Juni 2015.

Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Provinsi Bali Tahun 2015 melibatkan beberapa pakar bahasa sebagai tim juri. Selain itu, pada pemilihan tahun ini beberapa praktisi yang profesional di bidangnya juga akan dilibatkan.

Pemenang Duta Bahasa Provinsi Bali 2015 akan memperebutkan uang tunai 20 juta rupiah lebih disamping trofi, piagam, dan bingkisan dari para sponsor.

Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Panitia Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bali dengan alamat Balai Bahasa Provinsi Bali, Jalan Trengguli I/34 Tembau, Denpasar dengan nomor telepon (0361)461714/08123989590/081936286159, pos-el dutabahasaprovinsibali@gmail.com.