Syarat dan ketentuan penulisan naskah di jurnal Aksara sebagai berikut.

  1. Naskah belum pernah dipublikasikan di media mana pun (dibuktikan dengan surat pernyataan dari penulis).
  1. Naskah berupa hasil penelitian atau gagasan konseptual tentang bahasa, sastra, dan pengajaran bahasa dan/atau sastra.
  1. Naskah diketik dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris pada kertas A4 dengan huruf Times New Roman, ukuran 12, spasi 2, dan kutipan spasi 1, batas tepi atas dan bawah 3 cm, tepi kiri 3,17 cm, tepi kanan 3cm, dan jumlah halaman 15—22.
  1. Sistematika penulisan naskah, yaitu (a) judul naskah (10—15 kata); (b) nama penulis (tanpa gelar akademik); (c) asal institusi (alamat kantor, telepon, dan surat elektronik); (d) abstrak (150—200 kata) dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris; (e) kata kunci (3—5 kata/frasa); (f) format naskah hasil penelitian, meliputi PENDAHULUAN (latar belakang, masalah, tujuan, dan konsep), KAJIAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI, METODE PENELITIAN, HASIL DAN PEMBAHASAN, SIMPULAN, dan SARAN (opsional), DAFTAR PUSTAKA; (g) format naskah gagasan konseptual, meliputi PENDAHULUAN atau PENGANTAR, ISI atau PEMBAHASAN, SIMPULAN, dan DAFTAR PUSTAKA.
  1. Daftar pustaka disusun secara alfabetis dengan mengikuti tata cara sebagai berikut.

Ardika, I Wayan. 2012. “Karakter Keagamaan dalam Kehidupan Masyarakat Desa di Bali”. Dalam Sifat Religius Masyarakat Pedesaan di Bali. Denpasar: Udayana University Press. (rujukan buku)

Arifin, Mushallin. 2013. “Rahasia Sukses Jutawan Tanpa Modal”. Kompas, 2 Juni 2013, hlm. 12. (rujukan surat kabar/majalah)

Hardiningtyas, Puji Retno. 2014. “Oriental: Budaya Indis dalam Tetralogi Pulau Buru Karya Pramoedya Ananta Toer”. Dalam Jurnal Bahasa dan Sastra Sawerigading, Volume 20, No. 2, Agustus, hlm. 183—193. (rujukan jurnal ilmiah)

Ratna, I Nyoman Kutha. 2009. Stilistika: Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (rujukan buku)

Santoso, Eko. 2013. “Mitologi, Dongeng Kepemimpinan sebagai Fungsi Komunikasi Kebudayaan”. Dalam prosiding Folklor dan Folklife dalam Kehidupan Dunia Modern: Kesatuan dan Keberagaman. Yogyakarta: Penerbit Ombak. (rujukan kumpulan makalah)

Sidja, Ketut dkk. 2002. Cerita Rakyat Daerah Bali. Denpasar: Bagian Proyek Pengkajian dan Pemanfaatan Sejarah dan Tradisi Bali. (rujukan buku dengan empat pengarang atau lebih)

Widiastuti, Indah dan Himasari Hanan. 2013. “Kajian Keterkaitan Subjek Wanita dalam Konsep Jaringan Pemukiman Asli: Nagari, Tatakam, dan Banua”. Dalam prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2013, hlm. 31—35. (http://temuilmiah.iplbi.or.id/wp-content/uploads/2015/01/TI2013-04-p03-036-Kajian- Keterkaitan-Subjek-Wanita-dalam-Konsep-Jaringan-Pemukiman-Asli.pdf). Diakses tanggal 16 Maret 2015. Pukul 10.30 WITA. (rujukan internet)

Daftar pustaka disarankan merujuk pada rujukan lima—sepuluh tahun terakhir dan minimal sepuluh rujukan.

  1. Naskah dikirim ke alamat redaksi melalui pos-el jurnalaksara@yahoo.co.id dalam bentuk file Microsoft Word (doc) dan file Partable Document Format (pdf). Jika naskah menggunakan font khusus, mohon disertakan jenis font-nya. Redaksi membuka kesempatan bagi peneliti, dosen, guru, dan tenaga profesional lainnya untuk mengirim naskah.
  1. Keterangan tabel diletakkan di atas tabel dan tampilan tabel menghindari garis vertikal dan keterangan gambar diletakkan di bawah gambar.

  1. Kepastian pemuatan atau penolakan naskah akan dikonfirmasikan secara tertutup melalui pos-el. Naskah yang tidak dimuat tidak dikembalikkan, kecuali atas permintaan penulis.
  1. Redaksi memiliki kewenangan mengatur waktu publikasi penerbitan dan format penulisan sesuai dengan gaya selingkung naskah jurnal
  1. Biodata penulis ditulis dalam lembar tersendiri.